Yinka Ilori membuat mesin cuci Lego berwarna-warni di London Timur | Harga Kusen Aluminium

Anda Sedang Mencari Informasi : Harga Kusen Dan Pintu Aluminium, Harga Kusen Aluminium Serat Kayu,  Toko Bahan Kusen Aluminium Terdekat, Tebal Aluminium Dacon, Harga Jendela Aluminium Ykk, Pintu Dan Jendela Kaca Aluminium, Pegangan Jendela Aluminium, Harga Kusen Aluminium Per Lonjor

Desainer Yinka Ilori telah bekerja dengan Lego untuk menciptakan Launderette of Dreams, sebuah instalasi di London yang menata ulang ruang komunitas sehari-hari sebagai zona bermain anak-anak.


Launderette of Dreams menampilkan warna-warna berani dan bentuk geometris khas Ilori, yang diterapkan di sepuluh “mesin cuci” dan dinding etalase di Bethnal Green Road di London timur.

Eksterior etalase toko berwarna-warni di Bethnal Green Road dengan tanda bertuliskan Laundrette of Dreams
Launderette of Dreams Yinka Ilori terletak di Bethnal Green Road di London timur

Instalasi ini juga menggabungkan lebih dari 200.000 batu bata Lego, yang digunakan baik sebagai bahan struktural maupun sebagai objek untuk bermain.

Anak-anak diundang untuk bermain dan bersosialisasi di ruang tersebut, yang juga mencakup lantai hopscotch, mural Lego raksasa, dan mesin penjual otomatis yang mengeluarkan mainan sebagai pengganti sabun.

Laundrette of Dreams didekorasi dengan warna-warna berani dan pola geometris
Instalasi ini diproduksi untuk Lego dan mencakup lebih dari 200.000 batu bata Lego

Ilori menginginkan instalasi tersebut untuk menghargai peran beragam yang dapat dimainkan oleh binatu di masyarakat, sambil memanfaatkan optimisme kreatif anak-anak untuk mengubah etalase toko sehari-hari.

Dia mengatakan proyek itu berakar pada kenangan masa kecil yang kuat yang dia miliki saat bermain di binatu lokalnya di Essex Road, London utara, sementara orang dewasa disibukkan dengan binatu.

Anak-anak menambahkan batu bata Lego ke mural dinding di Laundrette of Dreams
Instalasi termasuk dinding mural yang dapat dibangun dan dibongkar oleh pengunjung

“Di situlah saya bisa memimpikan hal-hal yang ingin saya capai,” kata Ilori. “Kita sering melupakan ruang biasa yang memainkan peran penting dalam menyatukan komunitas dan orang-orang dari budaya dan latar belakang yang berbeda, serta memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk bertemu, bermain, dan berbagi ide.”

“Pencucian komunitas sangat penting untuk jalinan dan DNA banyak komunitas,” lanjutnya. “Saya berharap Launderette of Dreams menginspirasi orang dewasa dan anak-anak untuk percaya bahwa mereka dapat bermimpi dan berkreasi di mana saja.”

Anak menatap drum mesin cuci berwarna-warni di binatu Lego
Ada juga “mesin cuci” interaktif yang diisi dengan instalasi lampu kaleidoskopik

Ilori mengundang anak-anak dari bekas sekolahnya, St Jude & St Paul’s C of E Primary School, ke dalam proses desain.

Selama kunjungan ke binatu lokal, dia membuat mereka berpikir tentang bagaimana mereka akan membangun kembali ruang menjadi lebih baik dan menyatukan orang-orang dalam komunitas, dan ide-ide mereka membentuk apa yang akan menjadi Launderette of Dreams.

Fitur utama ruangan ini adalah mesin cucinya, yang berisi instalasi lampu kaleidoskopik dan kreasi Lego di dalam drum. Beberapa mesin bersifat interaktif dan dapat diputar.

Area bermain utama lainnya adalah dinding mural Lego, yang memungkinkan pengunjung untuk membangun, membongkar, dan membangun kembali desain menggunakan batu bata Lego.

Interior Laundrette of Dreams Yinka Ilori yang berwarna-warni dengan instalasi mesin cuci yang melapisi kedua sisi ruangan
Hopscotch bisa dimainkan di lantai

Instalasi tersebut merupakan bagian dari kampanye periklanan Rebuild the World dari Lego Group, yang merayakan anak-anak sebagai “ahli dalam pemecahan masalah yang kreatif”.

The Launderette of Dreams akan dibuka dari 28 Oktober hingga 6 November di 133-135 Bethnal Green Road, London, dan masuk gratis.

Yinka Ilori duduk di mesin cuci di Laundrette of Dreams
Ilori membuat instalasi untuk menghormati peran yang dapat dimainkan oleh binatu sebagai komunitas dan ruang sosial

Ilori adalah seorang desainer yang berbasis di London yang menggunakan warisan Inggris dan Nigeria dalam karyanya.

Proyek terbarunya termasuk instalasi penyeberangan warna-warni untuk London Design Festival dan lapangan basket cetak 3D berwarna pelangi.

Dia juga direktur kreatif Brit Awards tahun ini dan merancang pialanya bersama dengan Es Devlin.

Pemotretan dilakukan oleh Mark Cocksedge.

Baca Juga : Harga Pintu Aluminium