Inilah Mengapa Anda Harus Makan Aprikot Selama Kehamilan!

Aprikot adalah buah berwarna oranye keemasan yang sangat mirip dengan buah persik. Aprikot termasuk dalam kategori buah berbiji, artinya dapat dikonsumsi baik dalam bentuk kering maupun segar. Mereka adalah buah-buahan yang lezat dan berasa manis yang dapat dinikmati sebagai makanan penutup setelah makan. Aprikot memiliki nilai gizi yang tinggi dan dapat menawarkan vitamin dan mineral utama yang dibutuhkan wanita hamil selama fase tersebut. Aprikot kering adalah bentuk buah yang paling populer dikonsumsi di India, karena versi segarnya tidak tersedia dengan mudah. Mereka kaya zat besi, magnesium, kalsium, dan bahkan serat makanan. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang manfaat aprikot dalam kehamilan.

Apakah Aprikot Aman Selama Kehamilan?

Ini adalah pertanyaan umum apakah aman mengonsumsi aprikot selama kehamilan. Aprikot aman dikonsumsi selama kehamilan dan bisa sangat bermanfaat bila dikonsumsi secara teratur. Namun, pastikan untuk menghilangkan ujung aprikot yang rasanya pahit, yang mengandung bahan berbahaya yang disebut “amygdalin” yang dapat menyebabkan sakit perut dan mual.

Lihat Lebih Banyak: susu almond selama kehamilan

Manfaat Aprikot Selama Kehamilan:

1. Aprikot kering mengandung banyak zat besi dan tembaga. Selama kehamilan, seorang wanita rentan mengalami anemia dan stres oksidatif. Aprikot kering selama kehamilan membantu produksi hemoglobin ditambah penyerapan zat besi melalui kandungan tembaga yang kaya.

2Asam folat dalam aprikot membantu mencegah cacat lahir tertentu pada bayi baru lahir, seperti spina bifida.

3. Seorang wanita hamil membutuhkan sekitar 300 kalori untuk mendukung janinnya yang sedang berkembang. Aprikot dalam makanan sehari-hari membantu dalam distribusi seragam kalori tersebut dalam tubuh ibu.

4. Kandungan serat dan pati yang tinggi dalam buah ini membantu pencernaan dan mengendalikan wasir serta sembelit pada ibu hamil.

5. Kandungan vitamin dan mineral yang kaya membantu dalam perkembangan janin secara keseluruhan. Aprikot juga kaya retinol.

6. Buah kering aprikot selama kehamilan juga menjaga kadar glukosa darah tetap terkendali, sehingga mencegah diabetes gestasional.

Lihat Lebih Banyak: elderberry selama kehamilan

Risiko Aprikot Untuk Wanita Hamil:

1. Aprikot juga mengandung bahan berbahaya “amygdalin” yang dilepaskan dari glikosida amygdalin selama proses pencernaan. Oleh karena itu, terlalu banyak konsumsi aprikot dapat menyebabkan depresi sistem saraf, muntah, kram, atau bahkan gagal napas.

2. Lambung memang sudah menjadi ketidaknyamanan yang umum pada ibu hamil. Jika aprikot belum matang sepenuhnya, hal itu dapat memperburuk pelepasan cairan lambung pada ibu hamil.

3. Sulfur adalah aprikot yang dapat menyebabkan syok anafilaksis atau menyebabkan alergi sulfur pada wanita yang sensitif terhadap sulfit.

4. Ujung biji aprikot mengandung bahan kimia “laetrile”, yang dikonsumsi berlebihan dapat mengganggu fungsi tubuh.

5. Konsumsi aprikot yang tidak perlu juga menyebabkan pusing dan sering sakit kepala.

Buah Aprikot Kering dalam Kehamilan:

Sejak lama, aprikot kering telah dikenal sebagai sumber obat-obatan herbal selama kehamilan. Kulit batang pohon aprikot dipercaya efektif untuk mengatasi masalah kesuburan, kejang dan perdarahan. Pasta inti buah ini menyembuhkan infeksi vagina dan daging membantu kehamilan plus menyusui. Aprikot kering kaya akan kalsium, asam folat, zat besi dan serat; dengan demikian bertindak sebagai pengganti ideal untuk mengidam makanan ibu hamil. Namun, menurut beberapa penasihat kesehatan, terlalu banyak asupan kernel dapat meningkatkan kemungkinan cacat lahir.

Lihat Lebih Banyak: aprikot dalam kehamilan

Apa pun bisa menjadi baik hanya jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Meskipun aprikot bermanfaat bagi tubuh manusia, memakannya berlebihan tentu saja dapat menyebabkan sejumlah komplikasi kesehatan. Aprikot, terutama yang kering, dapat ditemukan di semua pasar buah. Mereka bisa dimakan secara keseluruhan atau bisa dipotong dan digunakan dalam salad, smoothie atau bahkan bersama dengan sereal. “Khubani ka Meetha” manis yang terkenal juga dibuat menggunakan buah-buahan kering yang lezat ini. Jadi tunggu apalagi? Ambil aprikot dosis harian Anda selama kehamilan dan nikmati manfaat kesehatannya.

FAQ:

1. Kapan waktu terbaik untuk makan Aprikot selama kehamilan?

Meskipun tidak ada waktu khusus untuk makan aprikot, pedoman yang disarankan adalah mengonsumsinya bersama dengan sarapan atau sebagai camilan di sela waktu makan. Aprikot kering khususnya bisa sulit dicerna pada malam hari. Makanya, makanlah setidaknya 1-2 jam sebelum tidur.

2. Bagaimana Mempersiapkan Aprikot Kering Di Rumah?

Aprikot kering bisa dibuat dari buah segar, tapi ada prosesnya. Aprikot pertama kali dicuci bersih, diadu dan dikeringkan di oven. Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 10 jam agar buah benar-benar kering, namun memiliki tekstur yang kenyal dan kasar.

3. Apakah ada alternatif yang cocok untuk aprikot jika alergi?

Meskipun sangat jarang seseorang menghadapi reaksi alergi dengan aprikot, ada alternatif yang sesuai. Persik, nektarin, dan bahkan mangga dapat digunakan sebagai pengganti aprikot. Mereka menawarkan nilai gizi yang serupa dan juga rasanya enak.

[ad_2]
Baca Juga : Harga Pintu Aluminium